Poltekpar Bali Gelar Wisuda ke-32, Cetak Lulusan Berdaya Saing Global dan Berkelanjutan
BADUNG, iBaliNews.Com – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali menggelar prosesi Wisuda ke-32, kamis (22/10/2026). Berbeda dari biasanya, pelaksanaan wisuda kali ini mengusung konsep ruang terbuka (outdoor) yang menyatu dengan alam.
Direktur Poltekpar Bali, Dr. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes. menjelaskan bahwa tema wisuda kali ini memfokuskan pada kesiapan menghadapi masa depan pariwisata (navigating the future of tourism) dengan tetap menghargai warisan budaya (harmonizing heritage) serta menjaga kelestarian lingkungan (sustainability).
”Kami berkomitmen bagaimana lulusan kami bisa menghargai budaya dalam rangka bersaing secara internasional dan juga menjaga lingkungan. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan wisuda dilakukan secara outdoor agar dapat menyatu dengan alam, serta mendorong mahasiswa memelihara lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Ida Bagus Putu Puja.
Mengenai daya serap lulusan di dunia kerja, berdasarkan hasil survei internal, sebanyak 52 persen lulusan baru telah terserap di dunia kerja, sementara sisanya masih dalam proses pencarian kerja. Selain itu, sekitar 4 persen lulusan juga memilih jalur wirausaha (entrepreneur).
Dukungan Kemenparekraf dan Standar Internasional
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Martini M. Paham, mengapresiasi tingkat daya serap lulusan Poltekpar Bali yang terbilang cepat.
”Kami bersyukur dengan standar yang kita jaga, tidak hanya standar nasional maupun ASEAN, tetapi juga internasional, kami bisa menjaga kompetensi lulusan. Dalam waktu 6 bulan saja, hampir 60 hingga 80 persen lulusan sudah terserap di lapangan kerja, baik di dalam maupun di luar negeri,” jelas Martini.
Ia menambahkan bahwa Kemenpar terus mendukung melalui penyusunan regulasi serta kerja sama dengan berbagai mitra internasional, salah satunya dengan pihak Swiss untuk penyesuaian kurikulum (International Based Curriculum/IBC).
“Kurikulum yang disampaikan kepada mahasiswa sangat relevan dan diterima oleh industri. Selain itu, program kewirausahaan (entrepreneurship) dikembangkan agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri,” imbuhnya.
Selain mendukung program internal kampus, Poltekpar juga turut ambil bagian dalam program strategis pemerintah, seperti pendampingan tata kelola dapur MBG, program Magang Nasional, hingga pelatihan bagi pekerja yang akan bertolak ke luar negeri melalui program SMK Go Global. (iB1 / Lan





