Bali

Dukung Kelestarian Lingkungan Kawasan Pura, ITDC Salurkan Bantuan Tong Sampah di Pura Besakih

KARANGASEM, iBaliNews.Com– Memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan budaya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan berupa 15 unit tong sampah kepada panitia pelaksana Ida Bhatara Turun Kabeh pada hari Senin, (20/04). Bantuan ini menjadi dukungan ITDC dalam menjaga kebersihan dan kelancaran pelaksanaan salah satu upacara keagamaan terbesar di Bali, yang rutin diselenggarakan setiap tahun, khususnya dalam mengelola peningkatan volume sampah selama kegiatan berlangsung. General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika bersama tim TJSL ITDC, secara langsung memberikan bantuan, yang diterima Panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Baca Juga:  Viral Video TPA Suwung Menerima Sampah Organik, Kadis DKLH Tegaskan Hanya Terima Sampah Anorganik dan Residu

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang sebelumnya telah dilakukan ITDC di sejumlah pura lainnya di Bali. Melalui penyediaan sarana pengelolaan sampah, ITDC berupaya mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, tertata, dan tetap menjaga kesucian kawasan pura, saat momen upacara besar yang menghadirkan ribuan umat. 

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan bahwa bantuan ini tidak berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata, budaya, dan lingkungan. “ITDC mendorong praktik pariwisata berkelanjutan melalui penguatan pengelolaan sampah berbasis komunitas di kawasan suci, sebagai wujud harmonisasi antara pelestarian lingkungan, nilai budaya, dan tanggung jawab sosial,” ucapnya.

Baca Juga:  Berkah Ramadan Seru 2026, ITDC Hadirkan Wujud Kepedulian, Kebersamaan, dan Nilai Budaya Spiritual

Ia menambahkan bahwa melalui program TJSL, ITDC terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, lingkungan, dan pelestarian nilai budaya lokal. “Melalui program TJSL, kami ingin memastikan bahwa kegiatan keagamaan yang sakral seperti Ida Bhatara Turun Kabeh dapat berlangsung dengan nyaman dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung harmoni antara manusia, alam, dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Forum Investasi Iklim Pekan Iklim Bali 2025: Perkuat Kepemimpinan Daerah dan Skema Pembiayaan Menuju Emisi Nol Bersih

ITDC secara konsisten mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap inisiatifnya, termasuk melalui program-program berbasis komunitas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. 

Editor : Delan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *