Mamaka Hotels & Resort Bersama Shuffle & Strides Sukses Gelar Fun Run, Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental di Bali
BADUNG, iBaliNews.Com – Mamaka Hotels & Resort kembali menunjukkan komitmen nyatanya terhadap masyarakat Bali melalui penyelenggaraan ajang lari tahunan. Memasuki tahun kelima operasionalnya di Bali, hotel yang berlokasi di kawasan Kuta ini tidak hanya berfokus pada industri pariwisata, tetapi juga aktif merangkul berbagai isu sosial di tengah masyarakat.
Pada perhelatan tahun ini, Mamaka menggandeng Shuffles & Strides, sebuah yayasan yang fokus pada edukasi dan kepedulian kesehatan mental (mental health). Kolaborasi ini lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya membangun kesadaran publik mengenai isu kesehatan mental yang masih kerap diabaikan.
General Manager Mamaka Hotel & Resort, Joel Bartlett, mengungkapkan bahwa acara lari yang diselenggarakan tahun ini sukses menarik antusiasme tinggi dari masyarakat dengan mencatatkan lebih dari 750 peserta. Angka ini meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana acara ini berawal dari gagasan sederhana untuk mengajak masyarakat hidup sehat sambil berdonasi.
“Kami sangat sadar akan pentingnya kesehatan mental dan mengedukasi masyarakat lokal. Ada banyak orang di luar sana yang menderita masalah kesehatan mental, dan kita perlu tahu bagaimana cara mendukung serta mengidentifikasi mereka,” ujar Joel Bartlett saat sesi wawancara usai gelaran fun run, minggu (18/10/2026)
Ia juga menambahkan bahwa dana yang terkumpul dari ajang lari tersebut akan disalurkan untuk mendukung program-program Shuffles & Strides, termasuk pelatihan kesadaran kesehatan mental (mental health awareness training).
Sementara itu, perwakilan dari Shuffles & Strides, Ira Gesima menjelaskan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2022 ini memiliki misi utama untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya warga lokal di Indonesia, agar lebih mengenal dan peduli terhadap kesehatan mental.
“Kami lebih banyak berfokus ke warga lokal untuk mengenalkan program kesehatan mental. Selain ajang lari, kami juga memiliki program pelatihan rutin setiap bulannya yang dinamakan Mental Health Awareness Train, di mana para peserta dibimbing langsung oleh psikiater dan dokter profesional,” jelas Ira.
Melalui program pelatihan berkapasitas sekitar 40 peserta yang rutin diadakan di Mamaka ini, masyarakat diharapkan mampu mendapatkan edukasi serta panduan praktis untuk mendeteksi dan mendampingi orang terdekat yang mengalami masalah kesehatan mental.
Ke depan, penyelenggara optimis ajang kolaborasi ini akan terus berkembang baik dari sisi jumlah peserta, dengan target menembus lebih dari 1.000 pelari pada tahun depan—serta memperluas jangkauan edukasi kesehatan mental ke cakupan yang lebih luas di Bali dan Indonesia. (iB1 / Lan)



