Pendidikan

“Jimbafest Presents: Pekan CERIA” Ajak Siswa SD se-Jimbaran Bermimpi untuk Desa Lewat Lomba Mengarang

JIMBARAN, iBaliNews.Com –  Dalam semangat merayakan Hari Bumi, Hari Guru, dan Hari Raya Saraswati, Jimbaran Hijau bekerjasama dengan Desa Adat Jimbaran, UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung, dan Yayasan Jimbaran Hijau kembali menghadirkan program community development yang inspiratif. 

Bertajuk “Jimbafest Presents: Pekan CERIA”, salah satu rangkaian acaranya adalah Lomba Mengarang “Impianku untuk Desa Jimbaran yang Terbaik” yang diperuntukkan bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 Sekolah Dasar se-Jimbaran.

Kegiatan ini dibuka dengan Technical Meeting pada 6 Oktober 2026 yang dihadiri oleh 25 Kepala Sekolah dan Guru Bahasa Indonesia SD Negeri se-Jimbaran. Lomba Mengarang sendiri akan dilaksanakan secara langsung (live) pada 29 Oktober 2026 di courtyard Jimbaran Hub. 

Baca Juga:  Bupati Jembrana Resmikan PW Paramartha Widya Kumara, Pesankan Tanam Budaya Bali Sejak Dini

Peserta akan menulis tangan karya mereka, metode tersebut dipilih agar anak-anak lebih terlatih menuangkan gagasan dari kepala mereka sendiri. Tema “Impianku untuk Desa Jimbaran yang Terbaik” dirancang tidak hanya untuk membatasi mimpi pada diri sendiri, melainkan dikembangkan sebagai cita-cita dan visi yang berdampak lebih luas bagi masyarakat.

Lydia Natalia, Head of Business Services Jimbaran Hijau, menekankan komitmen perusahaan terhadap pendidikan lingkungan bagi anak-anak di lingkungan sekitar. “Kami percaya bahwa masa depan Jimbaran yang berkelanjutan dimulai dari cara anak-anak memimpikannya hari ini,” ujarnya.

Yudha Bantono, Penulis dan Juri Lomba Mengarang, menyoroti pentingnya kegiatan ini untuk mengaktifkan kembali imajinasi dan empati anak-anak terhadap lingkungan sekitar. “Menulis tangan memaksa anak untuk berpikir perlahan, merasakan, dan merangkai kata dengan sungguh-sungguh. Ini adalah latihan empati yang luar biasa,” kata Yudha.

Baca Juga:  Pemkab Badung dan IDB Bali Bahas Studi Kelayakan Rencana Kerjasama

Cheryl Marella, Corporate Communications Sr. Manager Jimbaran Hijau, menambahkan pentingnya peran imajinasi anak-anak dalam menciptakan kawasan yang kondusif untuk bermain dan belajar. “Suara dan visi anak-anak adalah fondasi bagi ruang publik yang benar-benar ramah bagi mereka,” jelas Cheryl.

Yusea Eka Prasetya, Ketua Yayasan Jimbaran Hijau, menegaskan bahwa komitmen pendidikan lingkungan dan anak-anak adalah DNA dari Jimbafest. “Sejak dulu Jimbafest selalu melibatkan komunitas dan anak-anak. Pekan CERIA ini adalah bagian dari “Road to’ Jimbafest 2027″, yang akan menjadi pesta rakyat dua tahunan (biennale community festival),” ujar Yusea. 

Baca Juga:  Peserta Didik Baru di Badung Ikuti MPLS Ramah 2026/2027

Antusiasme juga datang dari pihak sekolah. Ayu Made Manik Suyasmini, S.E., S.Pd., M.Pd, Kepala Sekolah SDN 1 Jimbaran, menyambut hangat inisiatif ini. “Lomba Mengarang ini sangat positif untuk meningkatkan literasi dan pemahaman lingkungan anak-anak praremaja. Kami siap mendukung penuh,” ungkapnya.

Lomba Mengarang ini merupakan salah satu pilar dari rangkaian “Jimbafest Presents: 

Pekan CERIA”. Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak Jimbaran tidak hanya terlatih menulis, tetapi juga tumbuh kesadaran dan kepeduliannya terhadap desa tempat mereka tinggal. (Ril / ib2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *