Adat Tradisi

Komitmen Lestarikan Tradisi, Bupati Klungkung Kucurkan Bantuan Ngaben Massal Berbasis Desa Adat

KLUNGKUNG, iBaliNews.Com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali senantiasa diwujudkan secara nyata. Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, turun langsung melayat sekaligus menyerahkan Bantuan Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat, Minggu (19/7), 

Adapun Desa Adat yang melaksanakan Upacara Ngaben Masal ini yakni 1. Banjar Adat Pangi, Desa Pikat, Kecamatan Dawan – Sebesar Rp150.000.000,- (Pelaksanaan: 20 Juli 2026) 2. Banjar Adat Sebunnipil, Desa Adat Sandi Buana – Sebesar Rp70.000.000,- (Pelaksanaan: 24 Juli 2026) 3. Desa Adat Batumadeg – Sebesar Rp150.000.000,- (Pelaksanaan: 24 Juli 2026) 4. Banjar Adat Iseh, Desa Adat Panca Mandala Gita – Sebesar Rp75.000.000,- (Pelaksanaan: 24 Juli 2026)

Baca Juga:  Baleg DPRRI Kunjungi Bali, Gubernur Koster Dorong Penguatan Perlindungan Masyarakat Adat

Program ini merupakan program unggulan dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Klungkung yang difokuskan secara mendalam pada penguatan serta pelestarian tradisi adat dan budaya Bali agar tetap kokoh di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga:  Karya Tawur Balik Sumpah Di Pura Luhur Uluwatu, Prosesi Penyucian Alam Semesta Secara Sekala dan Niskala

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk perhatian nyata dan kehadiran Pemerintah Daerah untuk meringankan beban perekonomian masyarakat disaat menggelar upacara Pitra Yadnya. Dengan adanya stimulus ini, Bupati Satria berharap nilai-nilai luhur gotong-royong serta semangat nyama braya di tengah masyarakat dapat terus dirawat dan ditingkatkan.

Baca Juga:  Buka Bulan Bahasa Bali VIII di Jembrana, Wabup Ipat Ajak Generasi Muda Lestarikan Bahasa Ibu

“Semoga dengan bantuan ini nantinya dapat memberikan manfaat dan tentunya melancarkan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal Desa Adat, serta sawa (almarhum) mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” ujar Bupati Satria.

Kebijakan alokasi bantuan sesajen untuk penunjang upacara Ngaben Massal ini diberikan dengan besaran senilai Rp5.000.000,- per sawa, atau paling banyak Rp150.000.000,- per kelompok/desa adat. (iB2)

Editor : Delan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *