BaliPariwisataPendidikan

Poltekpar Bali Gelar INSPIRE 2025, Bentuk Komitmen Terhadap Pembangunan Pariwisata yang Tangguh dan Beretika

BADUNG, iBaliNews.Com – Program Studi Magister Terapan Pariwisata (MTP) Politeknik Pariwisata Bali gelar Konferensi Internasional yang bertajuk The 5th International Conference on Hospitality, Tourism and Entrepreneurship 2025 (INSPIRE 2025), di Gedung Mice Widyatula pada selasa (14/10/2025)

Digelar dengan format hybrid, INSPIRE 2025 Mengusung tema “Resilient Futures: Innovating for Sustainable Tourism Recovery and Regenerative Development in a Post-Crisis World”, konferensi ini berorientasi untuk menciptakan ruang kolaboratif antara akademisi, praktisi, pembuat kebijakan dan komunitas global.

INSPIRE 2025 menghadirkan keynote speaker ternama seperti Prof. Dr. Phil. Janianton Damanik (UGM, Indonesia), Mr. Harry Hwang (UNWTO), Assoc. Prof. Dr. Hanafi Bin Hamzah (UCSI University Malaysia), dan Ms. Song Jiaxing (Jiangxi Science and Technology Normal University, China).

Baca Juga:  Tekad Bupati Satria Tingkatkan Status Rumah Sakit Gema Santi Menjadi RS Tipe C

Direktur Politeknik Pariwisata Bali Dr. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan INSPIRE 2025 agar tumbuhnya ide-ide untuk ketangguhan dalam menghadapi krisis yang berdampak pada sektor pariwisata. Ia juga menegaskan bahwa konferensi ini bukan hanya sekadar ajang sekadar ajang akademik, tetapi juga manifestasi nyata dari komitmen
Poltekpar Bali terhadap pembangunan pariwisata yang tangguh dan beretika.

“Tujuan daripada pelaksanaan INSPIRE 2025 ini adalah untuk bisa menumbuhkan ide-ide yang terkait dengan bagaimana ketangguhan untuk kedepan, melihat dari kondisi yang pernah kita lalui seperti covid-19, krisis ekonomi dan juga beberapa hal yang kaitannya dengan perang antar negara”. Ujarnya disela acara.

Baca Juga:  Politeknik Pariwisata Bali Perkuat Peningkatan Kapasitas Masyarakat  Dalam Menggali Potensi Wisata di Desa Wisata Selanbawak

Lebih Lanjut Putu Puja menekankan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menangani sebuah krisis tantangan global di sektor pariwisata. “jadi ketika menangani krisis yang pernah kita lalui, disitu harus ada kolaborasi dengan stakeholder yang ada, mulai dari akademisi, industri, pemerintah, media juga untuk penyebarluasan informasi” tutupnya.

Sementara Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kementerian Pariwisata, Andar Danova Goeltom dalam sambutannya melalui daring menyampaikan INSPIRE 2025 yang lebih dari sekadar forum akademik. “Ini adalah titik temu bagi para visioner, akademisi, pembuat kebijakan dan para pemimpin industri dari seluruh dunia. INSPIRE 2025 telah menjadi platform virtual untuk dialog, kolaborasi dan pertukaran gagasan yang membentuk masa depan pariwisata global” ujarnya.

Baca Juga:  Poltekpar Bali Gelar TREASURE 2025, Bahas Pembangunan Berkelanjutan di Sektor Pariwisata dan Leisure

Melalui INSPIRE 2025, Politeknik Pariwisata Bali menegaskan kontribusinya terhadap
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin 8
(Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan
13 (Penanganan Perubahan Iklim). Kegiatan ini berdampak signifikan dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas wawasan peserta terhadap pentingnya ketahanan dan regenerasi pariwisata. Diskusi lintas negara yang terjadi menjadi fondasi kuat bagi kolaborasi riset dan inovasi ke depan. INSPIRE 2025 bukan hanya pertemuan ilmiah, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai tanggung jawab, keberlanjutan, dan solidaritas global dalam membangun masa depan pariwisata dunia yang lebih resilien dan berkeadilan.

Editor : Delan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *