Politeknik Pariwisata Bali Perkuat Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Menggali Potensi Wisata di Desa Wisata Selanbawak
TABANAN, iBaliNews.Com – Politeknik Pariwisata Bali terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat lokal di bidang pariwisata melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Program PkM ini merupakan pendampingan tahap pertama yang dilakukan oleh Program Studi Destinasi Pariwisata (DEP) Poltekpar Bali untuk menggali potensi wisata di Desa Wisata Selanbawak, Kabupaten Tabanan.
Fokus utama program ini adalah pada memberikan pengetahuan pariwisata dan potensi desa wisata di Desa Wisata Selanbawak, Kabupaten Tabanan, Bali. Tujuannya adalah untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal dalam menggali potensi wisata di Desa Wisata Selanbawak. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa, kepala wilayah, kelompok informasi masyarakat, Pokdarwis, Bumdes, PKK, serta pemuda-pemudi setempat.
Ibu Dewa Ayu Made Lily Dianasari, S.T., M.Si., selaku Koordinator Program Studi Destinasi Pariwisata Politeknik Pariwisata Bali, menyampaikan pentingnya peran Poltekpar Bali dalam mendukung keberlanjutan pariwisata di Bali melalui pelatihan keterampilan yang relevan, khususnya bagi Desa Wisata Selanbawak. Beliau menekankan pentingnya menentukan icon dan ciri khas yang dimiliki oleh Desa Selanbawak dibandingkan dengan desa wisata lainnya. Hal ini diharapkan dapat membuat wisatawan lebih terkesan dan mendukung pariwisata berkelanjutan di Bali khususnya Desa Wisata Selanbawak.
Selama dua hari, mulai tanggal 9 hingga 10 Oktober 2025, peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung di Carik Café & Restaurant dimana restoran ini mengusung konsep ekowisata yang kepemilikannya oleh masyarakat lokal.
Ketua Pelaksana PkM, Bapak Dr. Hanugerah Kristiono Liestiandre, S.ST.Par., M.M., menyatakan bahwa kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Prodi Destinasi Pariwisata Poltekpar Bali merupakan kegiatan wajib yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kepariwisataan. Melalui pelatihan berupa bimbingan dan diskusi, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam menggali potensi wisata. Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat tentang bagaimana menggali potensi wisata untuk mengembangkan Desa Wisata Selanbawak.
Sementara Perbekel Desa Selanbawak, I Made Merta, menyambut baik pelatihan peningkatan kapasitas Masyarakat di Desa Selanbawak oleh Poltekpar Bali. Dalam sambutannya, Bapak I Made Merta berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan warga Desa Selanbawak dalam menggali potensi wisata yang ada di Desa Selanbawak sehingga kedepannya dapat menarik wisatawan dan berdampak positif pada perekonomian masyarakat desa. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Poltekpar Bali atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan ini dan berharap manfaat dari pelatihan ini dapat dirasakan oleh semua pihak.
Program PkM ini sejalan dengan visi Poltekpar Bali untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali, khususnya melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa wisata lain di Bali dalam mengembangkan potensi pariwisata mereka.
Tentang Politeknik Pariwisata Bali
Politeknik Pariwisata Bali adalah lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Melalui berbagai program akademik dan pengabdian masyarakat, Poltekpar Bali berkomitmen untuk memajukan industri pariwisata di Indonesia dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas lokal.
Editor : Delan





