PariwisataPendidikan

IPBI Tuan Rumah Sosialisasi Instrumen Akreditasi LAMWISATA

DENPASAR, iBaliNews.Com Insitut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan sosialisasi instrumen Akreditasi oleh Lembaga Akreditas Mandiri Pariwisata (LAM WISATA), pada selasa (09/12/2025).

Bertempat di Auditorium kampus IPBI, sosialisasi dibuka oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali Nusra, I Gusti Lanang Bagus Eratodi dan turut dihadiri Dr. Tommy Hendratono, MM.,CHE (Ketua Dewan Eksekutif LAMWISATA) dan Dr. Nurbaeti, SE.,MM (Ketua Majelis Akreditasi LAMWISATA) serta melibatkan 115 Perguruan Tinggi pariwisata di wilayah LLDIKTI VIII.

Rektor IPB Internasional, Dr. I Made Sudjana, SE.,MM.,CHT.,CHA menyambut baik penyelengaraan sosialisasi akreditasi LAMWISATA yang dilaksanakan di kampus IPBI. Ia menyampaikan bahwa perkembangan untuk program studi di sebuah perguruan tinggi, wajib untuk melaksanakan akreditasi.

Baca Juga:  Resiliensi Pariwisata Bali: “Meneropong Kerangka World Economic Forum untuk Masa Depan yang Tangguh”

“Sebetulnya kalua dilihat dari peraturan kita bahwa program studi di Indonesia itu agar nanti bisa meningkat dan berkembang, maka itu harus di akreditasi. Sebetulnya banyak persyaratan agar prodi-prodi itu bisa memenuhi syarat agar diakreditasi”. Ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Sudjana menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan sosialisasi ini sebagai bentuk komitmen LAMWISATA untuk meningkatkan kualitas program studi pariwisata di Indonesia. “Sosialisasi ini memastikan LAMWISATA hadir bergerak dalam harmoni, saling memperkuat dan menghasilkan impact nayata bagi pengembangan pariwisata Indonesia” imbuh Rektor IPBI yang juga sekaligus sebagai Dewan Pengawas LAMWISATA ini.

Baca Juga:  DPRD Bali Temukan Kejangalan Izin di Tepi Tebing Tabanan

Ketua Dewan Eksekutif LAMWISATA, Dr. Tommy Hendratomo menjelaskan keberadaan LAMWISATA sebagai Lembaga akreditasi yang diresmikan oleh pemerintah. “LAMWISATA itu merupaka lembaga akreditasi mandiri kedelapan di Indonesia yang diresmikan oleh pemerintah” ungkapnya.

Dr. Tommy lanjut menyampaikan bahwa selama ini,prodi pariwisata diakreditasi oleh BAN-PT dengan instrument yang bersifat generik, sehingga skema instrumentnya sama dengan prodi non pariwisata. “dengan hadirnya LAMWISATA ini kita memiliki instrument yang khusus memfoto aktivitas prodi-prodi pariwisata, baik itu prodi yang sifatnya vokasi maupun yang akademik” Jelasnya.

Baca Juga:  Bank BPD Bali Gelar Expo Bulan Inklusi Keuangan, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda

Sementara Ketua Ketua Majelis LAMWISATA, Dr. Nurbaeti, SE.,MM menyampaikan harapan melalui sosiliasi ini agar kurikulum yang disusun oleh prodi pariwisata sesuai dengan instrument dari akreditasi LAMWISATA. “jadi kita harap dari teman-teman prodi pariwisata lebih meyakini bahwa kurikum yang mereka susun itu juga sesuai nantinya dengan instrument yang juga kami susun. Kalau dulu kan memang sifatnya umum, kini benar-benar terwakili dari kurikulum yang teman-teman prodi persiapkan” pungkas Dr. Nurbaeti.

Editor : ADI

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *