BaliEkonomiPendidikan

Inbis Pemerintah Provinsi Bali Gelar Study Visit ke Green School Bali: Pelaku Usaha Belajar Implementasi Green Business Secara Nyata

BADUNG, iBaliNews.Com – Sebagai bagian dari rangkaian program Inkubasi Usaha “Matangi Bhumi Lestari”, Inkubator Bisnis Pemerintah Provinsi Bali (Bali Entrepreneur Collaborator) bekerja sama dengan New Energy Nexus Indonesia menyelenggarakan kegiatan Study Visit ke Green School Bali pada Minggu, 2 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Green School Bali, Jl. Raya Sibang Kaja, Banjar Saren, Kec. Abiansemal, Kabupaten Badung, ini diikuti oleh tenant program inkubasi “Matangi Bhumi Lestari”, yaitu para pelaku UMKM dan startup binaan yang bergerak di bidang inovasi ramah lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

Pembukaan oleh Ketua Inkubator Bali Entrepreneur Collaborator

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Inkubator Bali Entrepreneur Collaborator, Ibu Mariana, yang menekankan pentingnya kegiatan study visit ini sebagai upaya memperdalam pemahaman peserta terhadap implementasi nyata konsep green business.

Dalam arahannya, Ibu Mariana menyampaikan bahwa Green School Bali merupakan contoh inspiratif bagaimana prinsip keberlanjutan diterapkan secara utuh, baik dalam lingkungan pendidikan maupun pengelolaan sumber daya.

Baca Juga:  Sambut HUT Ke -80 RI, Bali Kibarkan 10 Juta Bendera Merah Putih 

“Melalui kunjungan ini, kami ingin peserta tidak hanya memahami teori bisnis hijau, tetapi juga melihat langsung bagaimana nilai keberlanjutan diintegrasikan dalam operasional dan budaya organisasi. Inilah wujud nyata green business yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Bali,” ujarnya.

Belajar Langsung dari Sekolah Berbasis Alam dan Keberlanjutan

Selama kunjungan, peserta diajak menelusuri lingkungan Green School Bali, yang dikenal secara internasional sebagai sekolah berbasis alam dengan konsep sustainability dan circular economy.
Peserta mempelajari penerapan energi terbarukan, pengelolaan limbah organik, penggunaan bahan bangunan alami, serta sistem pembelajaran yang menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Baca Juga:  Olah TKP, Ini Benda Petunjuk Polisi Kasus Penembakan WNA Australia

Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana prinsip ekonomi hijau dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha dalam membangun model bisnis yang ramah lingkungan.

Sharing Session Bersama Ketua Yayasan Green School Bali

Puncak acara diisi dengan Sharing Session dan Presentasi Tim Green School Bali bersama Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, M.M., M.Hum., selaku Ketua Yayasan Green School Bali, yang berlangsung pada pukul 11.00–13.00 WITA.

Dalam paparannya, Prof. Tirka Widanti menjelaskan pentingnya membangun ekosistem yang seimbang antara pendidikan, lingkungan, dan ekonomi.

“Bisnis berkelanjutan berawal dari kesadaran bahwa bumi adalah mitra hidup kita. Setiap inovasi dan usaha yang berpihak pada lingkungan akan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Sosial dan Budaya Lokal, Kesbangpol Badung Gelar Temu Komunikasi Ormas

Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi interaktif antara peserta dan tim Green School Bali, yang membahas peluang kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas, dan pelaku UMKM untuk memperkuat gerakan ekonomi hijau di Bali.

Bali Menuju Wirausaha Hijau dan Ekonomi Sirkular

Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan ekonomi hijau dan berkelanjutan,

Manager Inbis Pemerintah Provinsi Bali, I Putu Gatot Adiprana menyampaikan bahwa study visit ini diharapkan mampu memberikan inspirasi konkret bagi pelaku usaha untuk menjalankan bisnis yang selaras dengan nilai-nilai lokal dan keberlanjutan.

“Kami ingin wirausaha Bali tidak hanya kreatif dan mandiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan generasi masa depan,” ujarnya.

Editor : Delan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *