Bali

DPRD Badung Dorong Penataan Pedestrian di Kuta Demi Dongkrak Kenyamanan Wisatawan

BADUNG,iBaliNews.Com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara, menyoroti pentingnya penataan kawasan pedestrian (trotoar) di wilayah pariwisata strategis seperti Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita).

 Menurutnya, pelebaran pedestrian yang kini mencapai 4 meter dari sebelumnya yang hanya berkisar 1,5 meter memberikan nuansa dan wajah baru bagi kawasan Kuta.

​Puspa Negara menilai, langkah ini merupakan bentuk afirmatif atau keberpihakan nyata kepada wisatawan maupun masyarakat lokal agar kawasan Kuta dapat kembali berjaya seperti pada masa sebelumnya.

Baca Juga:  Pansus PPPUD DPRD Badung Serap Aspirasi, Tekankan Standarisasi dan Penyerapan Produk Lokal Daerah

​”Kebanyakan wisatawan saat ini sudah bergeser ke tempat lain seperti Canggu, Ungasan, Berawa, dan sekitarnya. Dengan adanya pedestrian yang lebar ini, justru memberikan ruang bagi hak wisatawan dan masyarakat untuk bisa menikmati suasana pantai dan kawasan Kuta secara umum dengan nyaman dan enak,” ujar Puspa Negara.

​Ia menjelaskan, pedestrian yang lebih luas ini tidak hanya memberikan kenyamanan ekstra bagi wisatawan yang datang bersama keluarga atau pasangan, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas bagi para penyandang disabilitas (difabel). Mereka kini dapat melintas dengan aman tanpa harus khawatir tersenggol pengguna jalan lain.

Baca Juga:  Anom Gumanti Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah Organik di Sekretariat DPRD Badung

​Dari sisi ekonomi, penataan ini diyakini akan memicu efek domino (domino effect) yang positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

 Ketika wisatawan merasa nyaman, tingkat kunjungan akan meningkat, yang pada akhirnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan. Selain itu, estetika kawasan secara keseluruhan akan menjadi daya tarik tersendiri untuk memikat kembali para pelancong.

Baca Juga:  Ketua Komisi III Dorong Penerbitan Obligasi Daerah Sebagai Pembiayaan Pembangunan Daerah

​Pihaknya menargetkan pada tahun 2027 mendatang, seluruh ruas jalan protokol dan titik-titik destinasi penting di kawasan Samigita telah tuntas dibenahi secara total dan menyeluruh, termasuk penataan utilitas di atas tanah seperti kabel dan tiang telepon yang dinilai masih berantakan. (iB2/lan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *