26 Tahun Perjalanan Coco Group, Gelar Coco Fair 2026 : Padukan Hiburan,Pengalaman Retail Hingga Dukungan UMKM
DENPASAR, iBaliNews.Com – COCO Group, salah satu jaringan ritel dan gaya hidup yang berkembang di Bali, resmi membuka COCO FAIR 2026 di Living World Mall Denpasar.
Berlangsung selama tujuh hari dari 24-30 agustus 2026, festival retail dan gaya hidup ini hadirkan beragam kegiatan dan hiburan dari artis ternama di Bali.
Mengusung tema“Rhythm, Reels, Retail” melalui konsep “The R3 Formula”, COCO FAIR 2026 menjadi bagian dari perayaan perjalanan 26 tahun COCO Group sekaligus menghadirkan pengalaman yang memadukan retail, hiburan, kreativitas digital, komunitas, teknologi, kolaborasi, dan produk lokal Bali dalam satu rangkaian festival.
Konsep The R3 Formula berdiri di atas tiga pilar yang saling mendukung yakni RHYTHM The Soul menjadi jiwa acara melalui musik dan hiburan yang membangun atmosfer COCO FAIR, mulai dari ambient music pada hari kerja hingga penampilan talenta lokal Bali pada akhir pekan.
REELS – The Hype menjadikan setiap sudut festival sebagai ruang content creation. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menciptakan dan membagikan pengalaman mereka melalui media sosial, sehingga setiap momen di COCO FAIR dapat berkembang menjadi pengalaman yang shareable.
Sementara itu, RETAIL – The Goal tetap menjadi inti dari COCO FAIR. Konsep ini menggabungkan kemudahan berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan kehadiran produk lokal, UMKM, tenant pilihan, serta berbagai program dan promo COCO Group untuk menciptakan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan rekreatif.
Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-26, COCO FAIR 2026 juga menjadi momentum peluncuran resmi COCO Club, program membership digital COCO Group. COCO Club dirancang untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih praktis dan menguntungkan melalui berbagai member benefit, penawaran eksklusif, serta program Flash Sale.
Founder Coco Group, I Nengah Natyanta mengatakan tujuan dari penyelenggaraan Coco Fair sebagai upaya Untuk memperkenalkan juga brand dari coco group. selain itu, Coco Fair juga berkolaborasi dengan UMKM.
“Juga untuk juga bagaimana membikin acara ini supaya dikenal oleh masyarakat Bali.Kami juga mengkolaborasikan UMKM ya, supaya semua tumbuh secara ekosistem, ya. Vendor, supplier juga tumbuh. kami juga berkreasi di operasional, ya bagaimana men-develop Coco ini juga bisa berkembang, ya seiringnya persaingan yang sangat ketat. Tetapi kita mempunyai challenge yang sangat besar juga” Ujar Nengah Natya dalam sesi press Conference, senin (24/08/2026).
Natya menjelaskan bagaimana dirinya terus berpikir untuk mengembangkan usaha ritel untuk jangka panjang. Hal tersebut dilakukan untuk adaptasi perubahan yang terjadi di masa depan.
“Karena kan ritel itu saya lihat sangat inovatif, ya, tetapi bagaimana memikirkan ritel ini untuk jangka panjang. Ya, kami juga men-develop Coco Club, ya kami juga membikin e-commerce di operasional supaya ritel ini bisa eksis ke depan, karena perubahan-perubahan market. kami juga berupaya bagaimana caranya perusahaan kami itu ya bisa bersaing secara digitalisasinya. Nah, itu yang juga kami develop untuk bisa juga bersaing di kancah nasional.” Terang Natya dihadapan awak media yang hadir.
Founder Coco Grup yang juga istri I Nengah Natya, Ketut Siti Maryati menceritakan kisah perjalanan Coco Group yang dimulai pada tahun 2006. Kala itu, produk yang pertama kali dijual adalah baju, dengan bekerjasama beberapa brand seperti Colorbox, Volcom, Rip Curl. Pengembangan usaha berlanjut dengan mendirikan restoran Coco Bistro pertama kali di Nusa Dua.
“Kenapa namanya Coco Bistro? Karena di tengah-tengah restoran itu ada pohon palem, dan Bapak maunya, ya sudah pakai nama Coco saja, Coconuts, gitu. Jadi, itu restoran pertama kami. Seiring dengan berjalannya waktu, kami dalam perjalanan bisnis di pariwisata itu melalui banyak peristiwa. Peristiwa SARS, Bom 1, Bom 2, dan lain-lain. Ini benar-benar situasi bisnis di pariwisata itu betul-betul kayak roller coaster ya, up and down. Pada saat peak season bagus, pada saat low season itu sepi” Ungkap Siti Maryati.
Tujuh Hari, Tujuh Pengalaman
Ketut Siti Maryari membeberkan alasan pelaksanaan event Coco Fair Yang dilaksanakan semala tujuh hari, dari 24-30 agustus 2026.
Mengusung semangat kolaborasi, Siti mengatakan tujuh hari penyelenggaraan Coco Fair diharapkan dapat mengisi dan memberi hasil yang positif. Selain itu, dengan waktu tujuh hari dapat memaksimalkan pengenalan branding dan produk coco group, terlebih pengunjung di Living World Mall berganti tiap harinya.
“Jadi kami berkolaborasi dengan seluruh supplier, seluruh sponsor. Jadi kami berkolaborasi dengan banyak pihak dalam penyelenggaraan ini. Jadi kami berharap kolaborasi ini benar-benar kita bisa maksimalkan. Setiap hari kami bisa mengisi dengan sesuatu yang positif. Jadi dari supplier juga bisa berbagi, sharing di sini. Jadi bisa memperkenalkan, Tentunya yang kita harapkan adalah exposure yang yang kita inginkan, bagaimana customer mengenal Coco, dan bagaimana teman-teman juga mengenal kita. Jadi teman-teman yang berkolaborasi dengan kita juga mengenal kita dan kita juga menyiapkan space buat mereka untuk mengenalkan dirinya kepada masyarakat” Terang Siti Maryati.
Selama tujuh hari penyelenggaraan, COCO FAIR 2026 menghadirkan tema dan aktivitas berbeda setiap harinya untuk menjangkau berbagai komunitas, keluarga, serta masyarakat Bali.
Day 1 24 Agustus 2026 – UNBOXING COCO FAIR
Day 2 25 Agustus 2026- COCO LITTLE CREATORS
Day 3 26 Agustus 2026-GLOW & FLOW
Day 4 27 Agustus 2026 – COCO CAFÉ
Day 5 28 Agustus 2026-FRESH FROM THE SOIL
Day 6 29 Agustus 2026-Sweet Beats & Treats
Day 7 30 Agustus 2026 – Rhythm Reels Retail
26 Tahun Tumbuh dan Berkolaborasi Bersama Bali
Perjalanan COCO Group selama 26 tahun tidak terlepas dari komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas, pelayanan terbaik, dan pengalaman berbelanja yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan di Bali.
Didirikan oleh I Nengah Natyanta dan Ni Ketut Siti Maryati, COCO Group terus berkembang dari bisnis ritel menjadi ekosistem usaha yang mencakup berbagai sektor, termasuk retail, hospitality, food & beverage, bakery, serta lifestyle.
Ekosistem COCO Group saat ini mencakup berbagai brand dan unit usaha, di antaranya COCO Mart, COCO Express, COCO Gourmet, COCO Supermarket, COCO Signature, COCO Dewata, COCO Roti, Natya Hotel & Resort, Natys Restaurant, Blue Surf.
Pertumbuhan tersebut dibangun melalui semangat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari mitra usaha, pemasok, pelaku UMKM, komunitas, talenta lokal, hingga institusi dan masyarakat. Bagi COCO Group, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem bisnis yang dapat tumbuh bersama dan memberikan nilai lebih bagi Bali.
Mendorong Produk Lokal dan Bisnis Berkelanjutan Sejalan dengan pilar RETAIL – The Goal, COCO Group terus memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberikan ruang bagi produk-produk UMKM Bali untuk menjangkau konsumen melalui jaringan ritel COCO.
Dukungan terhadap produk lokal menjadi bagian dari upaya COCO Group membangun ekosistem retail yang tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, memperluas pasar, dan terhubung dengan konsumen yang lebih luas.
Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari upaya COCO Group untuk membangun bisnis yang berkelanjutan, dengan memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kebutuhan pelanggan, pemberdayaan masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem usaha lokal.
Melalui kolaborasi dengan UMKM, petani lokal, komunitas, talenta kreatif, mitra bisnis, dan berbagai pemangku kepentingan, COCO Group berupaya menciptakan nilai yang tidak berhenti pada aktivitas jual beli, tetapi turut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Bali.
Semangat tersebut turut diterjemahkan melalui COCO FAIR 2026 yang mempertemukan retail, komunitas, hiburan, kreativitas, teknologi, produk lokal, dan kolaborasi dalam satu pengalaman festival.
“COCO FAIR kami hadirkan bukan hanya sebagai perayaan 26 tahun COCO Group, tetapi juga sebagai gambaran bagaimana COCO terus berkembang bersama masyarakat Bali. Melalui Rhythm, Reels, Retail, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, lebih relevan, dan lebih menyenangkan bagi pengunjung. Di saat yang sama, kami ingin terus membuka
ruang kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas, talenta lokal, dan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang bertumbuh dan berkelanjutan,” Ujar I Nengah Natyanta
Masyarakat Bali dan wisatawan diundang untuk hadir dan menikmati seluruh rangkaian
COCO FAIR 2026 secara gratis di Living World Denpasar selama 24–30 Agustus 2026.
Pengunjung juga dapat mengunduh Aplikasi Member Digital COCO Club untuk menikmati
berbagai keuntungan member, termasuk diskon eksklusif, penawaran khusus, dan program Flash Sale selama periode COCO FAIR 2026.
Tentang COCO Group
COCO Group merupakan grup usaha yang lahir dan berkembang di Bali dengan fokus pada retail dan berbagai lini usaha pendukung gaya hidup masyarakat. Selama 26 tahun, COCO Group terus membangun ekosistem bisnis melalui pengembangan usaha, inovasi, kolaborasi, serta dukungan terhadap produk dan potensi lokal Bali.
Dengan komitmen pada produk berkualitas, pelayanan terbaik, kenyamanan pelanggan,
inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan berkelanjutan, COCO Group terus mengembangkan bisnisnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun wisatawan sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi Bali.
Didirikan oleh I Nengah Natyanta dan Ni Ketut Siti Maryati, COCO Group telah berkembang dan menaungi berbaga i unit usaha di sektor retail, hospitality, food & beverage, bakery, serta lifestyle. (iB2)





