Bali

Usai Gelaran FOTO Bali Festival 2026, Nuanu Memperluas Komitmen terhadap Fotografi melalui Peluncuran FOTO Bali Awards

TABANAN, iBaliNews.Com — Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang membentuk ulang cara gambar diciptakan, disebarluaskan, dan dimaknai, FOTO Bali Festival 2026 menutup edisi keduanya dengan menegaskan posisi fotografi sebagai praktik artistik yang kritis, relevan, dan tak tergantikan. Momentum ini sekaligus menandai peluncuran FOTO Bali Award, sebuah penghargaan tahunan baru yang dirancang untuk memberikan pengakuan dan dukungan berkelanjutan kepada fotografer serta seniman berbasis lensa Indonesia.

Diselenggarakan pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026 dengan mengusung tema Afterimage, festival ini menghadirkan lebih dari 500 karya fotografi dari 92 seniman asal 24 negara. Lebih dari 25.000 pengunjung menghadiri rangkaian pameran, diskusi seniman, lokakarya, pemutaran film, buku foto, instalasi multimedia, dan program publik yang berlangsung di Nuanu Creative City.

Pengumuman ini mencerminkan komitmen Nuanu yang semakin kuat dalam memperkuat lanskap fotografi kontemporer dan kebudayaan Indonesia. Peran Nuanu kini berkembang melampaui penyelenggaraan pameran dan festival, dengan menciptakan peluang jangka panjang yang mendukung para seniman, mendorong dialog kritis, serta memperluas pertukaran budaya.

“FOTO Bali istimewa karena mampu memperdalam percakapan profesional sekaligus menghadirkan sesuatu yang menarik bagi masyarakat luas. Kami senang Nuanu dapat mengambil peran sebagai ruang temu berbagai gagasan. Bagi kami, melihat antusiasme dari para tamu, pengunjung, dan investor sudah menjadi penghargaan tersendiri. Namun, kesempatan untuk berdialog dengan para fotografer dan kolektor yang sangat berbakat, sekaligus menyaksikan bagaimana industri ini terus berkembang, merupakan sebuah privilese yang luar biasa.” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City. “Nilai terbesarnya terletak pada pertukaran gagasan dan proyeksi tentang masa depan. Karena karya berbasis lensa selalu berkaitan erat dengan perspektif, kami berterima kasih atas cara pandang dan sudut pandang baru yang mereka hadirkan bagi Nuanu,”  Ujarnya lagi.

Baca Juga:  Bupati Klungkung Apresiasi Aan Sacred Journey Dinilai Tim Anugerah Bali Swacitta Nugraha

Diselenggarakan di empat ruang unik di Nuanu, yaitu Labyrinth Art Gallery, Labyrinth Dome, Popper’s Triangle, dan Block 42, festival ini menjadikan Nuanu Creative City sebagai ruang temu bagi fotografer, seniman visual, kurator, pendidik, penerbit, mahasiswa, praktisi budaya, serta publik dari Indonesia dan berbagai negara. Sepanjang rangkaian program selama 40 hari, festival ini menempatkan fotografi sebagai katalis bagi dialog, riset, pembelajaran, dan pertukaran budaya.

Edisi tahun ini juga memperkuat kolaborasi dalam ekosistem kreatif Indonesia melalui kemitraan bersama MTN Seni Budaya, ISI Bali, dan Bali Motion Club, dengan menghadirkan seniman visual dari berbagai wilayah di Indonesia. Kolaborasi tersebut memperluas peluang bagi para praktisi yang sedang berkembang, sekaligus mempererat hubungan antara komunitas lokal, institusi pendidikan, dan lanskap fotografi yang lebih luas.

Baca Juga:  DPRD Bali Temukan Kejangalan Izin di Tepi Tebing Tabanan

Seiring berakhirnya festival, FOTO Bali Festival bersama Nuanu Social Fund dengan bangga meluncurkan FOTO Bali Award, sebuah penghargaan tahunan yang memberikan pengakuan kepada fotografer dan seniman berbasis lensa Indonesia dengan pencapaian luar biasa.

“Festival bersifat sementara, sementara praktik artistik terus berlanjut. Kami menciptakan FOTO Bali Award karena ingin agar dukungan kami terhadap fotografi tidak berhenti ketika festival berakhir. Apabila festival memberikan visibilitas kepada para seniman, penghargaan ini merupakan cara kami berinvestasi pada langkah mereka selanjutnya,” ujar Kelsang Dolma, Festival Director FOTO Bali Festival.

Berbeda dari hibah proyek, FOTO Bali Award memberikan pengakuan berdasarkan kekuatan keseluruhan karya seorang seniman, bukan berdasarkan proposal untuk proyek yang akan datang. Para pendaftar akan dinilai berdasarkan kualitas, orisinalitas, relevansi, dan potensi jangka panjang dari praktik artistik mereka, tanpa perlu menyerahkan anggaran produksi maupun proposal pendanaan.

Edisi perdana penghargaan ini akan dinilai oleh panel juri terkemuka yang terdiri atas I Made Bayu Pramana, fotografer, peneliti, dan dosen di ISI Bali; Ng Swanti, Program Director Jakarta International Photo Festival atau JIPFest sekaligus Managing Director PannaFoto Institute; serta Dr. Wiyu Wahono, salah satu kolektor seni kontemporer terkemuka di Indonesia. Bersama-sama, ketiganya membawa keahlian dalam praktik artistik, akademik, kepemimpinan kuratorial, dan koleksi seni, guna memastikan proses seleksi yang ketat dan independen.

Baca Juga:  Pameran Seni Art & Bali 2025 di Nuanu City Resmi Dibuka

Pada edisi perdananya, FOTO Bali Award akan memberikan penghargaan kepada dua penerima melalui dua kategori yang setara: satu untuk karya yang berakar di Bali, dan satu lainnya untuk karya yang mengangkat realitas Indonesia secara lebih luas di luar Bali. Masing-masing penerima akan memperoleh dukungan finansial tanpa pembatasan penggunaan, sehingga mereka dapat terus mengembangkan praktik artistiknya sesuai arah dan kebutuhan masing-masing.

Peluncuran FOTO Bali Award menandai tonggak baru dalam komitmen jangka panjang Nuanu terhadap ekosistem seni kontemporer Indonesia. Bersama berbagai inisiatif seperti FOTO Bali Festival, Art & Bali, Labyrinth Art Gallery, serta program budaya sepanjang tahun, penghargaan ini mencerminkan investasi berkelanjutan Nuanu terhadap para seniman, gagasan, dan pertukaran budaya.

Pendaftaran edisi perdana FOTO Bali Award kini dibuka bagi fotografer dan seniman berbasis lensa berkewarganegaraan Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas. Panduan lengkap pendaftaran, informasi mengenai dewan juri, serta jadwal pengajuan tersedia melalui FOTO Bali Festival dan Nuanu Social Fund. (iB2)

Editor : Adi Purnama

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *