BaliPemerintahanSeni Budaya

Bupati Adi Arnawa Nodya Karya Piodalan Di Pura Penataran Agung Batur Rening Mambal

BADUNG, iBaliNews.Com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Nodya Karya Piodalan di Pura Penataran Agung Batur Rening, Desa Adat Batur Rening, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal. Karya Piodalan ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali, bertepatan dengan Purnama Kapat, dengan Ida Bhatara nyejer selama 12 hari.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Bendesa Adat Batur Rening I Wayan Narka, Kelian Banjar Adat Made Arnata, serta krama pengempon Pura Penataran Agung Batur Rening.

Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa bersama krama pengempon melaksanakan persembahyangan bersama dan menyerahkan punia sebesar Rp 20 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat I Wayan Narka.

Baca Juga:  Sempurnakan Ranperda HAKI, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Pelaku Seni dan UMKM

Dalam sambrama wacananya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan sembahyang bersama dengan krama pengempon dalam rangkaian Bakti Penganyar di Pura Penataran Agung Batur Rening. “Mudah-mudahan dengan terlaksananya Karya Piodalan Nyatur di Pura Penataran Agung Batur Rening ini, krama pengempon senantiasa dilimpahkan keselamatan, begitu juga Jagat Badung, Jagat Bali, dan Nusantara. Jangan pernah berpikiran pesimis walaupun jumlah pengempon sedikit. Kalau sudah dilakukan dengan semangat gotong royong, segilik seguluk, niscaya semua bisa diwujudkan,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Bupati Badung Bersama Gubernur Bali Panggil GWK, Sepakati Akses Jalan Warga Tetap Dapat Digunakan

Lebih lanjut, Bupati juga menyinggung musibah banjir yang terjadi pada bulan September lalu. Ia mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama menjaga kebersihan hulu sungai di wilayah Desa Adat Batur Rening agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah. “Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Optimalkan fungsi TP3R di masing-masing desa, desa adat, dan banjar. Pemerintah tidak akan bisa berbuat banyak tanpa partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Bertemu Gubernur Koster dan Bupati Adi Arnawa, GWK Janji Siap Bongkar Pagar Pembatas Akses Warga

Sementara itu, Bendesa Adat Batur Rening I Wayan Narka dalam laporannya menyampaikan bahwa Karya Piodalan Nyatur dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan Purnama Sasih Kapat. Persiapan telah dimulai sejak awal Oktober 2025, dengan puncak karya berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025, Ida Bathara nyejer selama 12 hari, dan Ida Bhatara mesineb pada Minggu, 19 Oktober 2025.

“Pelaksanaan karya berjalan lancar berkat dukungan dan partisipasi krama dari banjar seperpri Banjar Mambal, Abiansemal, Lambing serta Banjar Jempeng yang turut membantu sarana dan prasarana,” jelasnya. 

Editor : Landep

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *